Kamis, 11 Oktober 2012


Pendahuluan.

          Dalam memasuki dunia pekerjaan terutama di bidang informasi , Kita diwajibkan untuk mengetahui tentang cara ber organisasi dan jenis – jenis organisasi . Dalam hal ini akan saya bahas mengenai organisasi profit dan non profit untuk melunasi tugas Teori Organisasi umum 1.



ORGANISASI PROFIT
Suatu organisasi yang mempunyai tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau laba . Dalam hal ini organisasi profit memiliki sumber pendanaan yang jelas . contoh dari organisasi ini ialah PLN, PDAM, dan Pertamina .



NON PROFIT
Organisasi non profit adalah suatu organisasi yang bersasaran pokok untuk mendukung suatu isu atau perihal di dalam menarik perhatian publik untuk suatu tujuan yang tidak komersil, tanpa ada perhatian terhadap hal-hal yang bersifat mencari laba (moneter). Organisasi non profit meliputi sekolah negeri, derma publik, rumah sakit dan klinik publik, organisasi politis, bantuan masyarakat dalam hal perundang-undangan, organisasi jasa sukarelawan, serikat buruh, asosiasi profesional, institut riset, museum, dan beberapa para petugas pemerintah. http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_nirlaba

TEORI
Disini saya akan coba memberi contoh salah satu organisasi profit. Salah satu brntuk organisasi Profit adalah PDAM .



PDAM atau Perusahaan Daerah Air Minum merupakan salah satu unit usaha milik daerah, yang yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. PDAM terdapat di setiap provinsi, kabupaten, dan kotamadya di seluruh Indonesia. PDAM merupakan perusahaan daerah sebagai sarana penyedia air bersih yang diawasi dan dimonitor oleh aparataparat eksekutif maupun legislatif daerah.
Perusahaan air minum yang dikelola negara secara modern sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda pada tahun 1920an dengan nama Waterleidingsedangkan pada pendudukan Jepang perusahaan air minum dinamai Suido Syo.
PEMBAHASAN.

MASALAH   : 1. Bagaimana cara meningkatkan keuntungan organisasi?
                        2. Kenapa Banyak organisasi yang bangkrut ?

Untuk meningkatkan keuntungan dari saham untuk memperoleh dana dari sponsor untuk peningkatan pelayanan kunjungan ke museum, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan bagi pengurus/ organisasi yang terjadi pada ruang lingkup museum, yaitu :
-              Meningkatkan pelayanan prima kepada para pengunjung.-              Mempromosikan/ memasarkan keunggulan yang ada pada museum.-       Lebih dikenalkan kepada anak-anak, dan dijadikan pendidikan formal dan informal dengan cara berekreasi ke museum, kunjungan ke museum, penelitian ke museum. Daya tangkap anak-anak lebih cepat dibanding dengan usia remaja ataupun dewasa, dengan begitu ilmu yang didapat akan diserap dan akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.-          Orang lebih mengkonsepkan kunjungan ke museum ada 3 konteks (Pribadi, Sosial, dan Fisik).-          Dalam museum, pengunjung merupakan orang yang memandang dunia melalui konteks pribadinya sendiri. Dengan berbagi pengalamannya dengan orang lain, maka masing-masing konteks pribadi mereka sendiri dengan cara bersamaan akan menciptakan konteks sosial. Pada saat tertentu, salah konteks tersebut bisa dianggap sangat penting dalam mempengaruhi pengunjung.-          Buatlah pameran agar tertarik mengunjungi museum tersebut, maka sponsor akan datang mengalir untuk membiayai itu semua.-          Sekarang banyak manusia yang tidak peduli akan museum. Padahal, dengan berkunjung ke museum akan mendapatkan 3 hal, lembar penjelasan masuk museum tersebut (brosur), pengetahuan bertambah, juga dapat menikmati rasa santai.